• Bahasa

BAZNAS Garut Dukung PANNA Cegah Bahaya Narkoba

15 May 2018 Hanapi 296

Melalui program Garut Taqwa dan program lainya , Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut kerap mendistribusikan santunan kepada sarana keagamaan, marbut, dan guru ngaji yang merupakan mustahik di Kabupaten Garut yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqoh dan Instruksi Bupati Garut Nomor 451/Kesra tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat penghasilan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Garut melalui Baznas Kabupaten Garut.

Diantara program garut taqwa juga meliputi pencegahan generasi muda jangan sampai mengkonsumsi Narkoba maka BAZNAS Kabupaten Garut akan bekerjasama dan kolaborasi dengan pengurus Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) di Kabupaten Garut dan semua instansi terkait untuk menyelenggarakan seminar-seminar kampanye anti narkoba yang merupakan bagian dari Program Garut Taqwa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, H. Rd. Aas Kosasih, M.Ag M.Si, menyambut baik dan akan bekerjasama dengan PANNA serta pihak terkait untuk mencegah dan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Garut Taqwa yang diluncurkan BAZNAS.

"BAZNAS akan menyelengarakan seminar-seminar kampanye anti narkoba dengan bekerjasama  PANNA serta pihak terkait agar generasi muda kita terhidar dari penyalagunaan narkotika sehingga generasi muda bisa menjadi generasi yang sehat tanpa narkoba," unfgkapnya.

Lanjut Aas, di sisi lain masih minim melakukan  sosialisasi zakat ke tengah-tengah masyarakat. Banyak hal penyebab, diantaranya terbatasnya kendaraan operasional untuk menembus daerah yang jauh dari ibu kota kabupaten. Selain itu, juga tidak sinkronnya waktu pengurus dan masyarakat.

“Sasaran kami bukan zakat para ASN saja. Disana ada zakat pertanian, perdagangan, perkebunan dan lain-lain. Ketika saya sosialisasi ke tingkat Kecamatan dan Desa masih banyak yang belum paham keberadaan BAZNAS, berarti sampai saat ini sosialisasi dianggap masih kurang. Maka dari itu mulai Syawal saya akan melakukan Training Of Trainer (TOT) agar pihak Kecamatan melakukan trainer-trainer ke desa-desa. Artinya Upzis akan kami berdayakan,” sebut Aas.

Aas menambahkan, karena masih kurangnya sosialisasi yang dipastikan berdampak pada pundi-pundi Baznas. Maka pihaknya akan meningkatkan kerjasama dengan aparat kecamatan dan desa sebagai penyambung lidah bahwa di dalam harta itu ada hak orang lain yang wajib dikeluarkan melalui zakat. Semakin banyak yang menyalurkan zakat infaq dan sadaqoh melalui Baznas, imbuh Aas, makin banyak pula saudara kita yang akan terbantu, pungkasnya.

Sumber  :  (Diskominfo), garutkab.go.id

www.garutkab.go.id

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151
Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000
diskominfo@garutkab.go.id
diskominfo@garutkab.go.id
Pemkab Garut
pemkab_garut