• Bahasa

Bupati Garut Buka Acara FGD Konservasi Sumber Daya Air

27 Nov 2019 Hanapi 221

Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWSCC) mengelar acara Focus Group Discussion (FGD) Konservasi SDA dan Pengendalian Kerusakan Sumber Air Untuk menunjang Program Gerakan Nasional Kemitraan penyelamatan Air (GN–KPA) yang diselenggarakan di Gedung Pendopo Garut, Rabu (27/11/2019).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan, dan dihadiri oleh Gatot Banyu Aji Kabid program perencanaan umum BBWS, SKPD yang mewakili, Kapolres dan Dandim 0611 yang mewakili, Para Camat serta tamu undangan.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan, manusia, tumbuhan dan hewan tentunya sangat tergantung kepada kesediaan air oleh karennya air merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan mahkluk hidup yang ada di dunia ini.

Lanjut Bupati, dengan diadakannya FGD yang diselenggarakan kerjasama dengan BBWS untuk mencari solusi bagaimana pengendalian sumber daya alam yang ada hubungannya dengan air bisa dilakukan dalam satu manajemen yang seimbang.

”Saya juga mohon perhatian kepada rekan–rekan Camat, bahwa kita sekarang ini punya Perda No 6 tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten Garut, dengan tujuan mewujudkan kabupaten Garut menjadi kabupaten Konservasi yang didukung oleh Agrobisnis, Pariwisata, Industri, Kelautan dan Mitigasi bencana, tentu ini hal yang harus diperhatikan,” tutur Bupati.

Oleh karena itu, Kata Bupati, dengan RTRW ini tidak ada jalan lain untuk seluruh Stake Holder yang ada di kabupaten Garut untuk mewujudkannya.

”Karena semua hal yang akan dilakukan oleh kita harus mengacu kepada RTRW termasuk didalamnya RPJMD, salah satunya bagaimana mitigasi bencana kita perbaiki dan kita tingkatkan kualitasnya, tetapi pada intinya bahwa daerah kita merupakan daerah Konservasi, jadi RTRW itu tujuannya adalah mewujudkan kabupaten Garut sebagai kabupaten Konservasi” ujarnya.

Rudy memaparkan, konservasi sangat berhubungan dengan tanah dan segala sesuatu yang ada diatasnya. Kalau tanah kita dan sesuatu yang diatasnya tidak memberikan dukungan terhadap konservasi maka akan mendapatkan situasi kebencanaan yang tinggi, misalnya disepanjang jalur sungai tidak boleh ada bangunan.

Terakhir Bupati menyampaikan, dengan dilaksanakannya FGD ini akan mengambil satu solusi terhadap sumber daya alam.

”Sekali lagi bahwa konservasi itu adalah menyangkut tanah dan sesuatu yang ada diatasnya, karena sumber air berada di bawah tanah,” pungkasnya.

Sumber: Humas Diskominfo Garut

www.garutkab.go.id

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151
Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000
diskominfo@garutkab.go.id
diskominfo@garutkab.go.id
DiskominfoGRT
DiskominfoGRT