• Bahasa

Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Selasa 15 September 2020

16 Sep 2020 Hanapi 261

Ada penambahan Sepuluh pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Selasa 15 September 2020, pukul 19.30 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, tercatat ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 10 orang, yaitu perempuan (KC-126) usia 45 tahun dan perempuan (KC-127) usia 19 tahun asal Kecamatan Garut Kota.

Sementara terdapat 4 orang dari Kecamatan Cilawu, masing-masing perempuan (KC-128) usia 11 tahun, perempuan (KC-129) usia 15 tahun, perempuan (KC-130) usia 40 tahun dan laki-laki (KC-134) usia 24 tahun, serta laki-laki (KC-131) usia 24 tahun dan laki-laki (KC-133) usia 55 tahun dari Kecamatan Karangpawitan. Penambahan lainnya terdapat di Kecamatan Limbangan, perempuan (KC-132) usia 30 tahun dan laki-laki (KC-135) usia 41 tahun dari Kecamatan Cibatu.

Selanjutnya, kata Yeni, Syukur Alhamdulillah pada hari ini ada laporan penambahan 1 orang pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi), dan dinyatakan Sembuh oleh tim dokter di RSUD. dr. Slamet Garut.

Yeni menambahkan, ada penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 3 orang, yaitu 1 orang asal Kecamatan Cisurupan, 1 orang asal Kecamatan Karangpawitan, dan 1 orang asal Kecamatan Leuwigoong (2 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

Selanjutnya, kata Yeni, Innaalillaahi wainnaailaihiroojiuun telah meninggal dunia kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2 orang asal Kecamatan Karangpawitan dan Kecamatan Cilawu, (sebelumnya meninggal dengan status suspek Covid-19). Dengan demikian total kasus konfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 6 orang atau angka kematian diantara kasus (Case Fatality Rate / CFR : 4.44%).



Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 6.670 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 3.554 kasus, dengan rincian 685 Kasus isolasi mandiri dan 2.869 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.981 kasus, dengan rincian 21 Kasus isolasi mandiri, 3 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.920 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 135 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 38 kasus isolasi RS/perawatan, 90 kasus dinyatakan sembuh, dan 6 kasus meninggal.

Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 598 sampel (orang), dan telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-110 di Kecamatan Garut Kota sebanyak 7 orang, pada kontak erat KC-119 di Kecamatan Cikelet sebanyak 11 orang, pada kontak erat KC-111 di Kecamatan Tarogong Kaler sebanyak 3 orang, pada kontak erat KC-88 dan KC-109 di Kecamatan Wanaraja sebanyak 12 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni mengatakan, memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.

"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang," ungkapnya.

Dijelaskan Yeni, salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. "Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.

www.garutkab.go.id

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151
Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000
diskominfo@garutkab.go.id
diskominfo@garutkab.go.id
DiskominfoGRT
DiskominfoGRT