garut header
Selasa, 25 April 2017   English | Sunda
rss2
Assalam wrwb, Maaf sebelumnya, dimana saya…
assalamualaikum, upami bade magang di dinas…
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
Pejabat Pemkab Garut Masih Sibuk Benahi Tempat Ngantor

Paskapelantikan ribuan pejabat dalam upaya pengisian jabatan pada Satuan-satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyusul pembentukan perangkat daerah baru Kabupaten Garut pada akhir Desember 2016 lalu, hingga kini para pejabat di lingkungan Pemkab Garut terkesan masih belum bisa efektif bekerja.

Sebagian masih sibuk melakukan konsolidasi organisasi, dan membenahi masing-masing tempat berkantor. Baik gedung perkantoran maupun ruangan kerja masing-masing pejabatnya. Kendati mereka juga didesak menyelesaikan pengusulan untuk pencairan gaji pegawai yang sampai saat ini belum terealisasi karena hambatan administrasi paskapelantikan.

Hal itu terutama terlihat pada SKPD baru hasil pemisahan dari SKPD lama maupun penggabungan dari sejumlah SKPD yang sebelumnya terpisah-pisah. Seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) semula berkantor di Jalan Otista seputar kawasan Simpang Lima yang pindah menempati eks gedung Dinas Perkebunan di Jalan Pembangunan. Sedangkan eks kantor Diskominfo sendiri ditempati Badan Pendapatan Daerah.

Namun begitu, beberapa SKPD sempat menggelar acara pisah sambut atas pergantian kepala SKPD paskapelantikan.

“Memang tidak mudah. Banyak hal terdampak dari pengisian jabatan Perangkat Daerah baru ini. Selain tempat dan ruang kerja, mempelajari tupoksi (tugas pokok dan fungsi), juga menyusun SOP (Standar Operation Prosedur) pelayanan. Pokoknya saat ini, kita lebih konsolidasi dulu ke dalam (organisasi). Kan semua perangkatnya juga masih baru,” kata Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Setda Garut Otto Iskandar, Jumat (6/1/17).

Dia juga memaklumi gaji PNS di lingkungan Pemkab Garut termasuk dirinya tidak segera cair memasuki minggu pertama Januari 2017 karena membutuhkan proses menyusul pelantikan pejabat pada SKPD-SKPD hasil pembentukan perangkat daerah baru. Baik terhitung rotasi mutasi maupun promosi.

“Daftar orangnya kan banyak berubah. Sehingga belum masuk secara otomatis pada sistem. Kalau kita semuanya sudah beres, dan mudah-mudahan minggu depan sudah bisa cair,” ujarnya.

Bupati Garut Rudy Gunawan sendiri sebelumnya sempat membantah belum dapat dicairkannya gaji PNS itu karena dananya kosong melainkan karena ada masalah administrasi menyangkut belum adanya Surat Keputusan (SK) Bendahara Gaji.

Senada dikemukakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Teti Sarifeni. Menurutnya, pencairan gaji terlebih dulu harus ada (SK) Pengguna Anggaran, Bendahara Pengeluaran, dan Bendahara Pengguna Anggaran.