garut header
Jumat, 28 April 2017   English | Sunda
rss2
Assalam wrwb, Maaf sebelumnya, dimana saya…
assalamualaikum, upami bade magang di dinas…
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
Kini Patung Macan Siliwangi di Koramil Cisewu Terlihat Gagah

Patung macan “lucu” di Markas Koramil Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini berubah gagah. Patung macan yang sempat jadi olok-olok netizen karena rupa muka satwa liar simbol Kodam III Siliwangi itu tampak konyol, sudah diganti dengan yang baru.

Adalah Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, yang berinisiatif mengganti patung harimau kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. Ia datang langsung menyambangi Markas Koramil Cisewu sambil membawa patung “maung” seberat tiga kuintal dengan panjang empat meter tersebut, belum lama ini.

Patung tersebut merupakan karya Suherman, seniman asal Bandung yang dipercaya Dedi membuat sejumlah karya artistik di Purwakarta.

Dedi mengungkapkan, alasannya memberikan bantuan sebagai bukti soliditas. Terlebih karena dirinya merupakan anak seorang mantan tentara prajurit yang berpangkat Praka III. Selain itu, ia juga menjadi dewan pembina FKPPI Jawa Barat.

“Bentuk soliditas saya sebagai seorang anak tentara. Juga sebagai spirit diri sebagai anak seorang tentara dan kecintaan saya terhadap tentara,” ujar Dedi saat dihubungi usai menyerahkan patung harimau di Koramil Cisewu.

Dedi mengungkapkan, TNI di Jawa Barat dilambangkan dengan Siliwangi yang harus memiliki kegagahan. Patung yang berada di setiap Koramil di Jawa Barat dan Banten pun harus memiliki nilai-nilai Siliwangi.

“Sudah seharusnya patung tersebut terlihat gagah. Makanya saya datang ke sini (Cisewu/red) untuk mengganti patung sebelumnya,” ucapnya.

Menurut Dedi, di sejumlah tempat di Jawa Barat dan Banten, patung harimau masih belum terlihat gagah.

“Bukan Cisewu saja, hampir semua tempat. Ramainya patung harimau di Cusewu, setidaknya bisa diambil hikmahnya. Minimal patung seluruh koranmil sekarang mulai diganti,” katanya.

Danramil Cisewu, Kapten Inf. Nandang, berterima kasih atas bantuan yang diberikan Dedi Mulyadi. Bantuan tersebut akan menjadi motivasi tersendiri bagi pihaknya dan masyarakat Cisewu.

“Saya ucapkan terima kasih atas kepedulian Kang Dedi. Ini merupakan motivasi bagi kami khususnya masyarakat Cisewu, yang sempat dihebohkan oleh beredarnya foto patung tersebut,” kata Nandang.

Adapun keberadaan patung yang sebelumnya menjadi pembicaraan, diakui Nandang sudah dicopot dan dimuseumkan.

“Ya dimuseumkan saja patungnya di belakang kantor. Tapi, sayangnya patung tersebut jatuh ketika kami bongkar. Kalau sekarang patungnya gagah, sesuai kata Kang Dedi, maung sancang,” pungkas Nandang, seraya tersenyum.