garut header
Selasa, 24 Oktober 2017   English | Sunda
rss2
Assalam wrwb, Maaf sebelumnya, dimana saya…
assalamualaikum, upami bade magang di dinas…
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
DPMD Garut Monitoring Penyelenggaran Dana Desa di Cibatu

Dalam rangka mengoptimalkan realisasi penggunaan dana Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Inprastruktur Pedesaan dan TPAPD (Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa) Tahun 2017, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, melalui Bidang PSDA, SPD dan TTG (Pengelolaan Sumber Daya Alam, Sarana Prasarana Desa dan Teknologi Tepat Guna) melaksanakan monitoring dan evaluasi penggunaan dana tersebut ke desa-desa yang ada di Kecamatan Cibatu, Selasa (10/10).

Dalam kesempatan tersebut, Seksi Sarana Prasarana Desa dari DPMD Kabupaten Garut, Fitri, yang didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Cibatu, Neti Rukmiati S.IP, sempat menyampaikan paparannya kepada para Kepala Desa Se-Kecamatan Cibatu tersebut.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan monitoring yang kami laksanakan ke seluruh desa di Kabupaten Garut, untuk mengetahui sejauh mana penggunaan pengelolaan Bantuan Keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun anggaran 2017 ini,” ujar Fitri.

Fitri menambahkan, bantuan Provinsi Jawa Barat tersebut terpecah dua pos kegiatan, yaitu Rp150 juta untuk bangunan fisik dan Rp15 juta untuk TPAPD. Terkait anggaran pembangunan, Seksi Sarpras Desa ini mempertanyakan kepada pengelola mengenai realisasi dan hasil pekerjaan dari mulai segi kontruksi bangunan, ukuran atau volume sampai ke administrasi SPJ (Surat Pertanggung Jawaban).

“Kami menghimbau kepada para kepala desa agar menggunakan anggaran Banprov secara terukur, terarah serta dapat dipertanggungjawabkan. Sebelumnya kami mendapat informasi di Kecamatan Cibatu ada beberapa desa yang tersandung permasalahan anggaran,” pungkas Fitri.