garut header
Jumat, 19 Januari 2018   English | Sunda
rss2
Assalam wrwb, Maaf sebelumnya, dimana saya…
assalamualaikum, upami bade magang di dinas…
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
Wabup Garut Bersama Warga Samarang Bersihkan Bekas Pasar Sementara

Kehidupan dan kerukunan masyarakat di kecamatan samarang masih terasa kental sekali. Salah satunya ditunjukkan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Samarang (Forkopimkec) dengan cara melakukan gotong-royong membersihkan sampah bekas pasar sementara Kampung Jati, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Rabu (10/01/2018).

Warga setempat melakukan kegiatan gotong-royong secara rutin setiap sepekan sekali untuk menciptakan kerukunan, lingkungan asri, bersih dan hidup sehat.

Kegiatan gotong-royong kali ini sedikit berbeda, dengan kehadiran Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman. kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, dengan berbagai pengarahan serta intruksi untuk pembersihan bekas pasar sementara samarang yang berada di Kampung Jati, Desa Cintarakyat.

Saat melakukan kegiatan gotong-royong, Wakil Bupati juga menyempatkan hadir untuk memberikan motivasi kepada warganya dan terjun langsung memungut sampah bersama warga.

Kegiatan tersebut dihadiri pula Camat Samarang, Kapolsek Samarang, Danramil Samarang, Dinas Lingkungan Hidup, DPD Gema Keadilan Samarang serta warga masyarakat.

Menurut Wabup, gotong-royong kali ini menunjukkan kebersamaan dan persatuan yang harus selalu terjaga dengan baik. Kegiatan ini juga menunjukkan rasa kebersamaan sesama warga desa yang bertujuan untuk kepentingan bersama.

“Saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya yang proaktif pada kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, Nilai-nilai positif dalam gotong-royong antara lain terciptanya kebersamaan, persatuan, rela berkorban, tolong menolong dan terciptanya silaturahmi yang baik antar masyarakat.

“Jika dilihat sekilas, gotong-royong tampaknya hanya terlihat seperti suatu hal yang mudah dan sederhana. Namun dibalik kesederhanaan tersebut, gotong-royong menyimpan berbagai nilai yang mampu memberikan nilai positif bagi masyarakat,” ujar Wabup.

Sementara itu Camat Samarang, Eli Suherli menambahkan, gotong-royong adalah warisan leluhur mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat.

“Dengan bergotong-royong, masyarakat mau bekerja secara bersama-sama untuk membantu orang lain atau untuk membangun fasilitas yang bisa serta dimanfaatkan bersama,” pungkasnya.