garut header
Jumat, 19 Januari 2018   English | Sunda
rss2
Assalam wrwb, Maaf sebelumnya, dimana saya…
assalamualaikum, upami bade magang di dinas…
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
Kepala Satpolair Polres Garut Kembali Ingatkan Wisatawan Pantai Selatan Agar Tidak Berenang

Kepala Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Garut, AKP Tri Andri, menyebutkan, pantai di wilayah Kabupaten Garut bukan tempat untuk melakukan aktivitas renang.

“Pantai di Garut Selatan ini berhubungan langsung dengan Samudera Hindia, ‎sehingga ombaknya cukup berbahaya,” kata Tri saat dihubungi via sambungan telepon, belum lama ini.

Tri mengatakan, jika pantai di wilayah Garut Selatan sangat cocok untuk dinikmati panorama keindahan alamnya saja.

“Bukan untuk berenang, bagusnya untuk mereka berfoto-foto saja,” ujarnya.

Ia melanjutkan, di hampir seluruh pantai di Garut Selatan telah dipasangi sejumlah rambu-rambu laut, salah satunya yakni larangan untuk berenang.

Maka dari itu, guna mencegah kemungkinan terburuk terjadi, pihaknya mengimbau kepada seluruh wisatawan atau masyarakat diminta untuk menaati peraturan.

“Selain rambu-rambu, petugas pun selalu dipersiapkan untuk menjaga keamanan wisatawan,” katanya.

Sebelumnya, di hari Selasa (9/1/2018), empat wisatawan dari Kota Cimahi terseret ombak di Pantai Sayangheulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Akibatnya, satu di antara empat korban tersebut tewas dan tiga korban lainnya dilarikan ke RSUD Pameungpeuk untuk dilakukan pertolongan.

Saat ini, menurut informasi, ketiga korban selamat ini sudah dijemput oleh pihak keluarga dan sudah berada di Kota Cimahi.