garut header
Minggu, 29 Mei 2016   English | Sunda
rss2
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
assalamu'alaikum mohon informasinya, saya salah satu…
Assalamualaikum Sampurasun Ku reueus ninggali kamajuan…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
Kuota Haji Garut 2010 dan 2011 Penuh

Kuota haji untuk Kabupaten Garut tahun ini sudah dinyatakan penuh oleh pihak Departemen Agama (Depag) Garut. Bahkan hal yang sama juga terjadi untuk kuota tahun 2011 mendatang.

Kuota calon haji Kabupaten Garut pada 2010 ini, menurut Kepala Depag Kabupaten Garut, Drs H. Firdaos MSi, secara umum tidak mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya yakni sebanyak 1.639 orang.

Hal tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah Propinsi Jawa Barat yang memperoleh quota sebanyak 35 ribu lebih calon haji untuk ini. Penentuan kuota tersebut, lanjut dia, berdasarkan rumus jumlah penduduk muslim di Garut dibagi kuota Jawa Barat.

Namun demikian, hingga saat ini Depag Kabupaten Garut masih belum bisa memastikan besaran ongkos naik haji (ONH) untuk tahun ini. Hal ini diakibatkan masih adanya tarik ulur keputusan pusat yang menghendaki penurunan ONH tahun ini.

“Hingga saat ini kita memang belum bisa menentukan besaran ONH untuk tahun ini, padahal jarak pemberangkatannya sendiri tidak begitu lama lagi. Kita masih menunggu keputusan resmi dari presiden,” ujar Firdaos kepada wartawan akhir pekan ini.

Namun sebagai persiapan, menurutnya, para jemaah diminta untuk mempersiapkan biaya pelunasan ONH tak jauh dengan tahun sebelumnya, yaitu sekitar Rp 35 juta. “Paling tidak sebagai bahan persiapan, siapkan dana sebesar Rp 35 juta. Itu merupakan patokan yang kita gunakan pada tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Dikatakannya, meski belum ada ketetapan terkait besaran ONH, pihaknya tetap melakukan persiapan pembinaan manasik haji di tingkat kecamatan yang merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Depag disamping aspek pelayanan dan perlindungan melalui kementrian Agama.

Dengan dilakukannya persiapan secara matang, Firdaos berharap musim haji tahun ini tidak disibukan dengan persoalan teknis seperti adanya perubahan paspor secara mendadak dari paspor coklat ke paspor hijau yang merupakan kebijakan Pemerintah Saudi Arabia.