garut header
Senin, 30 Mei 2016   English | Sunda
rss2
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
assalamu'alaikum mohon informasinya, saya salah satu…
Assalamualaikum Sampurasun Ku reueus ninggali kamajuan…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
Garut Kehabisan Blangko KTP

Blangko pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di wilayah Kabupaten Garut kosong sejak dua minggu lalu. Masyarakat setempat kini mulai mengeluh karena pembuatan dan perpanjangan KTP-nya tak terlayani.

Tak hanya KTP, blangko untuk membuat kartu keluarga (KK) pun kini sudah tak tersedia, seperti yang terjadi di Kecamatan Tarogong Kaler.

“Saya sudah lama menunggu. Tapi, ternyata blanko KTP dan KK sudah tak tersedia,” ujar Rahmat yang terlihat kecewa saat ditemui di Kantor Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (18/1).

Pria warga Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler itu mengaku kecewa dengan tidak tersedianya blangko KTP di kantor kecamatan. Apalagi, kata dia, dalam waktu dekat ini ia sangat memerlukan KTP sebagai persyaratan kredit.

Dikatakan Nandang, kekosongan blangko KTP dan KK itu diakibatkan belum adanya stok tamabahan dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Garut.

Menurutnya, saat ini blangko tersebut masih dalam proses pembuatan.
Kekosongan blangko seperti yang terjadi saat ini, menurut Nandang selalu terjadi setiap awal tahun. Ia mengaku belum mengetahui kapan stok blangko KTP dan KK akan kembali normal.

“Tahun lalu juga seperti ini. Kosongnya blangko KTP dan KK membuat masyarakat mengeluh. Katanya membuat KTP lama, padahal bukan lama, tapi karena blangkonya memang tak ada,” kata Nandang.

Kebutuhan blangko KTP di kecamatannya setiap harinya, ujar Nandang, bisa mencapai 20 hingga 50 blangko.
Selain di Kecamatan Tarogong Kaler, di wilayah Garut selatan pun mengalami kejadian serupa, seperti yang terjadi di Kecamatan Caringin.

Camat Caringin, Uum Sumartini MSi, mengatakan, hingga Selasa (18/1) ini, blangko KTP hanya menyisakan enam lembar blangko. “Bisa dipastikan, besok atau lusa, kami sudah tak punya lagi blangko KK dan KTP.”

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, M Rahmat, kekosongan blangko KTP dan KK disebabkan karena droping blangko KTP dan KK dari pusat terlambat.