placeholder for flash movie
Rabu, 23 Juli 2014   English | Sunda
Mohon informasi apakah BKD Garut telah…
Assalamu'alaikum Wr. Wb Perkenalkan, saya Yusuf,…
Assalamu'alaikum, pak saya ingin bertanya mengenai…
berdasarkan info harga komoditi hari ini…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
Penghargaan
Sindikasi
rss2 berita
Garut Siapkan 170 Operator e-KTP

Sebanyak 170 orang pegawai kecamatan dari 42 kecamatan se-kabupaten Garut serta 2 orang peserta dari dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut mengikuti bimbingan teknis operator pelayanan KTP Elektronik (e-KTP) selama dua hari di Aula Hotel Paseban, Kamis (4/8). Bimtek di buka oleh Plt Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Garut Drs.Tedy Iskandar,M.Si mewakili Bupati Garut. Hadir Kasi Analisis Pertumbuhan Penduduk Direktorat Pengembangan kelajuan Kependudukan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Dr. Handayani Ningrum,SE,M.Si.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut, Drs. Darsani, M.Si, didampingi Kabid Pengawasan dan Informasi Badan Kependudukan dan catatan sispil Kabupaten Garut sekaligus sekretaris Tim Kerja Penerapan KTP Berbasis NIK Kab. Garut Drs. Teddy Sutandy K,M.Pd., bimbingan teknis dilaksanakan guna memenuhi amanah UU No 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, yaitu kewajiban Pemerintah memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada setiap Warga Negara Indonesia. Diterapakannya KTP berbasis Elektronik dalam upaya penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaptaran penduduk dan pencatatan sipil.

KTP berbasis NIK secara Nasional yang selanjutnya di sebut KTP Elektronik adalah KTP yang memiliki spesifikasi dan format KTP Nasional dengan sistem pengamanan khusus yang berlaku sebagai identitas resmi. Penerbitan e-KTP adalah pengeluaran KTP baru, atau penggantian KTP karena habis masa berlakunya, pindah datang rusak atau hilang. Setiap penduduk wajib KTP, setelah melalui verifikasi data, akan diambil dan direkam mulai dari wajah, tanda tangan dan sidik jari.

Tujuan dilaksanakannya bimtek adalah untuk meningkatkan kemampuan tenaga operator dalam mengoprasikan perangkat penerbitan KTP elektronik pada tempat-tempat pelayanan KTP elektronik di dinas kependudukan dan catatan sipil serta setiap kecamatan se-kabupaten Garut.

Lanjut Darsani, sasaran penyelengaraan bimbingan teknik ini ialah: terwujudnya kelancaran proses verifikasi dan update data penduduk, perekaman pasphoto, tanda tangan dan perekam sisik jari penduduk wajib KTP, serta pengiriman Data Center Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dengan menggunakan perangkat Teknologi Informasi; serta guna kelancaran proses verifikasi melalui pemadanan jari penduduk.

Bupati Garut dalam sambutan pembukaan secara tertulis yang dibacakan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Tedi Iskandar, menyatakan kegembiraannya dengan ditunjuknya Kabupaten Garut sebagai pilot peojek KTP Elektronik (e-KTP), namun demikian berdasarkan amanat Peraturan Presiden nomor 26 tahun 2009, sebagaimana diubah dengan peraturan presiden nomor 35 tahun 2010, telah ditentukan secara limitatif untuk penyesuaian waktu penyelesaian KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara nasional adalah pada tahun 2012. Sehingga memiliki cukup waktu untuk melakukan akselerasi dalam penerapan KTP elektronik di Kabupaten Garut, agar dapat dilaksanakan tepat pada waktunya demi mendukung program nasional.

Bupati menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis bagi para operator pelayanan kartu tanda penduduk secara elektronik atau e-KTP di wilayah Kabupaten Garut. Kegiatan ini dipandang sebagai hal yang strategis, mengingat operator pelayanan KTP elektronik merupakan ujung tombak pemberlakuan e-KTP, sehingga implementasi kebijakan dimaksud mulai dari verifikasi hingga penerbitan KTP dapat berjalan sebagaimana mestinya, dan tidak menimbulkan komplikasi terhadap hasilnya.  “Saya berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mencermati setiap materi yang disampaikan. Sehingga pada saatnya nanti, saudara-saudara tidak menemukan kendala dalam pelaksanaan tugas pelayanan, serta mampu memenuhi aspek teknis maupun administratif sesuai ketentuan perundang-undangan”, pungkasnya

Sebagaimana di ketahui kementerian Dalam Negeri RI melaksanakan Program Penerapan e- KTP secara bertahap pada Tahun 2011 dan 2012. Penerapan e-KTP dilaksanakan di 197 Kabupaten dan kota Se-Indonesia, dan Kabupaten Garut termasuk salah satu diantaranya. Garut bersama 11 daerah diJawa Barat ditunjuk untuk penerapan e-KTP pada tahun 2011. Daerah di Jabar lainnya adalah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, Kota Sukabumi, Kota Depok, dan Kota Bekasi.

Kesiapan Kabupaten Garut telah diimplematasikan melalui sosialisasi di 42 kecamatan melibatkan para camat dan kepala desa dan lurah. “Kami pun telah menyiapkan operator cadangan yang akan kami latih usai lebaran nanti, termasuk melakukan sidik jari di masing-masing kecamatan”, ujar Sekretaris Tim Kerja Penerapan KTP Berbasis NIK Kab. Garut Drs. Teddy Sutandy K,M.Pd.

Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
July 2014
SuMoTuWeThFrSa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer