placeholder for flash movie
Senin, 22 Desember 2014   English | Sunda
Ass... saya bukan org Garut, tapi…
Hasil CAT Tes Kompetensi Dasar (TKD)…
Bangga saya jadi orang Garut, setiap…
Assalamualaikum, min maaf mau tanya. Kira2…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
Penghargaan
Sindikasi
rss2 berita
78 CCTV Pantau Arus Mudik

Polda Jabar memasang 78 closed circuit television (CCTV) di beberapa titik keramaian dan rawan kemacetan. Tujuannya untuk memantau arus mudik dan arus balik Lebaran 2011. CCTV ini dikendalikan secara otomatis dari kantor Regional Traffic Management Center (RTMC) di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta Bandung.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol. Bimo Anggoro Seno melalui Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Polda Jabar AKBP Chiko Ardwiatto kepada wartawan di RTMC Polda Jabar, Jumat (12/8) mengatakan, keberadaan CCTV itu untuk mengetahui dan memantau langsung wilayah kemacetan ataupun kecelakaan lalu lintas.

“Tidak hanya itu, tindakan kejahatan pun dapat terpantau melalui CCTV tersebut. Bahkan jika ada petugas yang ditugaskan di sana tapi dirinya tidak berada di lokasi, bisa kita lihat dari sini,” kata Chiko.

Ia mengatakan, ke-78 CCTV tersebut telah dipasang di berbagai tempat di wilayah Jabar. Untuk jalur tengah, dipasang sebanyak 12 CCTV, di antaranya Cibatu, Cijelak, Cikamurang, dan Sadang. Sedangkan di jalur utara telah dipasang 8 CCTV seperti di Kandanghaur, Sukra, dan Gebang.

Sementara di jalur selatan dipasang sebanyak 9 unit CCTV, di antaranya di Ciloto, Cileunyi, Gentong, dan lainnya. “Sisanya sebanyak 49 CCTV lagi telah terpasang di Kota Bandung dan jalan tol. Semua itu sudah siap pada H-7 untuk memantau arus mudik dan arus balik Lebaran 2011,” ujarnya.

Dari ke-78 CCTV yang terpasang, lanjutnya, ada 36 unit yang masih dalam perbaikan. Namun Chiko memastikan pada H-7, semua CCTV yang terpasang sudah siap digunakan. Hasil dari gambar CCTV itu nantinya akan disampaikan pada 10 operator RTMC yang telah siap melayani selama 24 jam dan selanjutnya akan di-share ke masyarakat melalui situs jejaring sosial, yakni Facebook dan Twitter.

“Masyarakat dapat melihat di jejaring sosial Facebook dengan alamat RTMCJabar@yahoo.co.id dan Twitter @RTMCjabar. Masyarakat dapat melihat wilayah yang macet, jalur alternatif, kecelakaan, dan lain-lainnya,” ungkapnya.

Pihaknya akan memberikan kabar secara nonstop. Terutama untuk pemudik yang menggunakan kendaraan. “Masyarakat pun dapat memberikan informasi dengan ikut jejaring sosial atau menghubungi RTMC 7816400,” harapnya.

Apa yang terjadi di lapangan, lanjutnya, akan terlihat dari planar yang berukuran 5x7 meter, ditambah LCD yang berukuran 39 inci sebanyak 4 unit serta 12 PC yang dioperasikan oleh 10 anggota Satlantas Polda Jabar dari ruangan RTMC berukuran 10x10 meter dengan difasilitasi peralatan canggih dan lengkap.

Jangan naik motor

Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengimbau kepada para pemudik jangan terlalu memaksakan diri untuk menggunakan sepeda motor saat mudik Lebaran. Apalagi jarak tempuh perjalanannya cukup jauh. Sebaiknya para pemudik menggunakan jasa angkutan umum atau melalui mudik bersama/massal.

“Sebaiknya bagi masyarakat yang akan mudik jauh, hendaknya menggunakan angkutan umum saja daripada menggunakan sepeda motor. Sebab menggunakan sepeda motor selain berisiko, juga dipastikan tidak nyaman. Padahal biayanya tidak akan jauh dengan menggunakan jasa angkutan umum. Atau bisa mudik dengan angkutan yang disediakan perusahaan atau instansi tempatnya bekerja,” kata Heryawan kepada wartawan di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Bandung.

Selain itu, katanya, potensi kecelakaan menggunakan sepeda motor cukup tinggi. Mayoritas kecelakan tertinggi selama mudik dan balik berasal dari pengendara sepeda motor. “Bukannya menakut-nakuti tetapi data menunjukkan angka kecelakaan tertinggi memang berasal dari pengendara sepeda motor. Jadi sekali lagi, jangan memaksakan naik motor untuk pulang kampung,” tegasnya.

Kalau terpaksa, imbuhnya, silakan menggunakan sepeda motor asalkan penggunaannya sesuai dengan yang diperbolehkan. Seperti tidak membawa barang banyak atau membawa penumpang lebih dari satu orang.

Ia pun meminta perusahaan-perusahaan yang ada di Jabar untuk menyediakan jasa angkutan mudik bagi karyawannya. “Saya mengharapkan perusahaan-perusahaan di Jabar bisa ikut memfasilitasi pemudik, yakni karyawannya yang akan mudik Lebaran,” harapnya.

Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
December 2014
SuMoTuWeThFrSa
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer