placeholder for flash movie
Selasa, 02 September 2014   English | Sunda
Sukses Terus Untuk Pemerintah Kab.Garut, kembangkan…
assalamualikum wr wb. Mau bertanya, formasi…
Assalammualaikum.. Perkenalkan, saya nadia.. Mau bertanya,…
Dirgahayu RI ke 69, jayalah selalu…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
Penghargaan
Sindikasi
rss2 berita
Bupati Garut Tinjau Pembangunan Jalan By Pass

Bupati Garut, H. Aceng HM Fikri, S.Ag, Rabu (28/9), meninjau lokasi pembangunan Jalan Bypass Tarogong-Banyuresmi di Kampung Kubang, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler. Bupati Garut didampingi Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Garut, H. Atang Subarzah, Ketua Tim Pembebasan Lahan, yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Tedi Iskandar,M.Si, unsur Muspida termasuk Kepala Bagian Informatika, Drs. Undang Suryana, M.Si.

Proyek pembangunan Jalan Bypass Kubang-Banyuresmi dimulai sejak tahun 2008 lalu dengan pembebasan lahan. Direncanakan proyek Jalan Bypass itu akan selesai pada tahun 2013 mendatang

Bupati Garut H. Aceng HM Fikri, S.Ag, di sela-sela peninjauan mengatakan, pembangunan jalan ini dimaksudkan selain untuk membuka pusat pertumbuhan ekonomi dan perluasan kota, juga dimaksudkan sebagai jalur alternatif dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Pembangunan jalan diharapkan dapat selesai pada tahun 2013, yang masih membutuhkan anggaran sebesar Rp 33 milyar, sementara Pemkab Garut sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,8 milyar ditambah dari anggaran perubahan sebesar 1,5 milyar rupiah, yang digunakan selain untuk pengerjaan jalan juga untuk pembebasan lahannya.

Hingga kini pengerjaan yang ditargetkan sepanjang 2,5 km itu baru dapat diselesaikan sepanjang 1 km, itupun belum nyambung disebabkan masih terganjal adanya pemilik lahan yang belum bersedia tanahnya dibebaskan.

Sementara itu menurut pejabat pelaksana teknis kegiatan pembangunan jalan by pass tersebut, R. Agustiana, jalan bypass yang sudah dibangun adalah sepanjang 1 km, terdiri dari 700 meter berada di muka, selanjutnya terganjal lahan yang belum dibebaskan, dan diteruskan lagi sepanjang 300 meter. Jalan selebar 25 meter ini terbagi menjadi 5 meter untuk bahu jalan kiri kanan, 14 meter badan jalan dan 2 meter lagi untuk pembatas tengah jalan, dan sisanya untuk drainase jalan.

Pembangunan ini dilaksanakan oleh kontraktor yang ditunjuk berdasarkan proses pelelangan, dengan waktu pengerjaan tahap pertama adalah 120 hari kerja, dengan jenis pengerjaan fisik hingga pada tahap pemadatan.

Salah seorang pemilik lahan yang masih keberatan tanahnya dibebaskan untuk digunakan pembangunan jalan, H. Ajang Sudar bin H. Gani yang tinggal di Jalan Muhammadiyah No. 29 Kecamatan Garut Kota mengaku, sebenarnya dirinya merelakan apabila tanahnya akan digunakan untuk pembangunan jalan, meski tanahnya tersebut dinilai sangat produktif. Namun dia berharap agar tanahnya itu dapat dibebaskan seluruhnya, sebab dari tanahnya seluas 2.500 meter persegi ternyata hanya tersisa sekitar 420 meter persegi, itupun berada di kedua pinggir jalan. 

Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
September 2014
SuMoTuWeThFrSa
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer