
Meningkatnya aktivitas Gunung Galunggung di Kabupaten Tasikmalaya tidak memengaruhi aktivitas Papandayan. Kepala Petugas Pos Pengamatan Gunung Papandayan Momon menegaskan,tidak terpengaruhnya aktivitas Papandayan oleh meningkatnya status Galunggung yang saat ini waspada disebabkan tiap gunung api memiliki kantung magma yang berbeda.
“Sama sekali tidak ada pengaruh dengan Gunung Papandayan. Masing-masing gunung api punya kantung magma berbeda- beda. Bila ada aktivitas signifikan di kantung magma Galunggung, belum tentu itu terjadi juga di Papandayan,” katanya kemarin. Saat ini, sebut dia, tingkat kegempaan yang terjadi di Papandayan terbilang normal. Berdasarkan data yang terekam di Pos Pengamatan Gunung Papandayan yang berlokasi di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, gempa vulkanik B hanya terjadi sekali dan gempa vulkanik A hanya terjadi dua kali.
“Dengan tingkat seperti itu, aktivitas Papandayan saat ini bisa dibilang normal,”ujarnya. Sementara itu,Kapolsek Cisurupan Kompol Edet Hermawan mengatakan, meski kondisi Gunung Papandayan terbilang normal, pihaknya masih menutup kawasan tersebut untuk umum. Sejumlah personel dari Polsek Cisurupan masih ditugasi untuk berpatroli agar tidak ada warga yang mendekat ke kawah Papandayan.“Kami terus melakukan patroli dan pemantauan ke beberapa akses masuk Papandayan,”tukasnya.