placeholder for flash movie
Kamis, 24 April 2014   English | Sunda
assalamu'alaikum. Hapunteun nu kasuhun. abdi warga…
Asslamualaikum.. mau tanya adakah lowongan kerja…
assalamualaikum adakah diantara pengunjung buku tamu…
assalamu'alaikum wr wb. salam sejahtera untuk…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
Penghargaan
Sindikasi
rss2 berita
Gunung Guntur Kritis

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono menyatakan, kondisi Gunung Guntur di Kab. Garut beberapa kali kritis. Gunung berapi di kawasan Tarogong Kaler ini beberapa kali mengalami gempa tremor yang terjadi secara terus-menerus.

“Gempa tremor yang terjadi secara terus-menerus mengisyaratkan Gunung Guntur dalam keadaan kritis,” jelas Surono saat ditemui di pos pengamatan Gunung Guntur di Kampung Cukangkawung, Desa Sirnajaya, Kec. Tarogong Kaler, Kab. Garut, Selasa (9/4).

Dikatakan, berdasarkan hasil pengamatan gempa tremor Gunung Guntur sudah terjadi sebanyak tiga kali. Keadaan itu terjadi sejak statusnya meningkat dari normal menjadi waspada pada Selasa (2/4) lalu. Gempa tremor kembali terjadi pada Sabtu (6/4) dan Minggu (7/4) secara terus-menerus. Terakhir, pihaknya mencatat gempa tremor terjadi Selasa (9/4) hingga pukul 13.00 WIB.

“Gempa tremor ini merupakan babak terakhir, selanjutnya meletus. Pada gunung api lain, jika sudah tremor pasti meletus. Namun pada Gunung Guntur tidak karena ada faktor lain seperti adanya penyumbatan di puncak gunung,” katanya.

Namun dia belum dapat memastikan apakah dangkalnya aktivitas Gunung Guntur itu akibat desakan magma, uap air atau gas. Namun biasanya, pada letusan pertama sebuah gunung api, yang pertama menyembur tidak langsung magma, melainkan uap air atau gas.

Penentuan status

Munculnya tremor di gunung api paling besar di Kab. Garut itu juga pada awalnya diragukan. Dugaan awal akibat terjadinya hujan. Akan tetapi, saat hujan reda tremor masih tetap terjadi secara turun naik. Hal ini menunjukkan gerakan tersebut bukan terjadi akibat hujan namun benar-benar akibat adanya aktivitas gunung api.

“Kami cukup kesulitan menentukan status Gunung Guntur saat ini. Kalau untuk gunung api yang lain, kemunculan tremor paling tidak sudah bisa meningkatkan status gunung tersebut, paling tidak pada level siaga. Namun karena berbagai pertimbangan, untuk Gunung Guntur kami harus betul-betul cermat,” jelasnya.

Karena itu, kondisi Gunung Guntur seperti ini baginya merupakan sebuah dilema. Waktu akan menaikkan statusnya dari normal menjadi waspada, pertimbangannya sendiri sudah sejak Oktober 2012. Begitu juga ketika akan menaikkan kembali statusnya ke level siaga. Hal ini mengingat risiko bencananya yang sangat tinggi.

Pertimbangan lain, saat Gunung Guntur dinyatakan berstatus siaga kegiatan dengan radius lima kilometer dari puncak harus segera ditutup. Aktivitas warga harus dihentikan dan mereka diungsikan. Padahal belum tentu juga gunung itu akan meletus.(B.121)**

Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
April 2014
SuMoTuWeThFrSa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930   
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer