Ini Syarat yang Diinginkan Warga Garut Soal Naiknya Biaya Administrasi STNK

Kenaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada administrasi penerbitan BPKB, STNK, dan TNKB dirasa cukup memberatkan oleh warga Kabupaten Garut. Meski begitu, warga menilai tarif baru bisa membantu pendapatan negara.

Anton Juharman (56), warga Kecamatan Leuwigoong, mengaku sudah mengetahui jika terjadi kenaikan dari sejumlah media massa. Ia yang baru mengurus perpanjangan STNK menyebut ada kenaikan sebesar Rp 25 ribu.

“Keberatan tentu. Tapi saya terima saja kalau kebijakan dari pemerintahnya seperti itu. Hitung-hitung bantu pendapatan negara juga,” kata Anton di Kantor Samsat Garut, Jalan Suherman, beberapa waku lalu.

Menurutnya, saat ini kondisi negara memang sedang memprihatinkan. Jika kenaikan tarif demi kepentingan umum, Anton menerimanya.

“Asalkan pelayanannya juga ditingkatkan lagi. Jangan terlalu lama antreannya. Calo-calo juga harus dihilangkan,” ucapnya.