garut header
Rabu, 01 Maret 2017   English | Sunda
rss2
:: Menu Utama Sumber Daya Alam
 
ENERGI

Pada sektor energi terutama mengenai kelistrikan, masih banyak daerah-daerah yang sampai saat ini belum tersentuh oleh fasilitas penerangan listrik terutama daerah-daerah Garut Selatan. Hal ini disebabkan kondisi topografi yang kurang memungkinkan dapat dijangkau oleh PLN. Di sisi lain, Kabupaten Garut mendapatkan penyinaran matahari yang relatif stabil sepanjang tahun dengan kondisi yang sedikit lebih tinggi pada musim kemarau, rata-rata potensi radiasi penyinaran matahari mencapai 4,82 kwh/m2 merupakan alternatif energi listrik terutama pada daerah yang sangat sulit dijangkau oleh jaringan listrik PLN.

Energi Panas Bumi
Energi panas bumi - uap bertekanan tinggi, kadangkala dengan air panas - adalah sumber energi yang dihasilkan ketika air yang turun dari permukaan bumi bertemu dengan magma berkadar panas sangat tinggi dari perut bumi. Daerah sekitar gunung berapi biasanya paling banyak menghasilkan energi panasbumi. Jika keadaannya tepat, yaitu terdapat batuan penyekat di mana terdapat air dan uap, maka terjadilah reservoar seperti reservoar minyak bumi dan gas alam yang dapat diproduksi dengan membor sumur. Uap tersebut naik ke permukaan bumi dengan kekuatan yang sangat dasyat ketika tekanan atmosfir berkurang dan uap mengembang. Pengembangan uap tersebut akan menggerakan turbin, yang kemudian menggerakan generator, yang kemudian menghasilkan tenaga listrik. Uap tersebut akan dicairkan kembali dimenara pendingin cairan tersebut diinjeksikan kembali kedalam tanah dan siklus energinya akan berdaur ulang.


Indonesia dikenal sebagai negeri The Ring of Fire. Lebih dari 200 gunung berapi terdapat di sepanjang pulau Sumatera, Jawa, Bali dan kepulauan bagian timur Indonesia. Dalam jaringan ini terdapat potensi energi panas bumi dalam jumlah yang melimpah ruah sekitar lebih dari 20.000 MW. Jumlah ini setara dengan enam milyar barel minyak bumi, cukup besar untuk memenuhi 10% dari permintaan tenaga listrik nasional tahun-tahun mendatang. Kabupaten Garut tercatat memiliki potensi sumber daya alam panas bumi Darajat dengan "reserve" energi panas bumi sebesar 350 MW.


""

Kabupaten Garut memiliki potensi energi panas bumi cukup besar yang diperkirakan mencapai total 1045 MW(Mwe). Sumber energi panas bumi dapat dimanfaatkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai energi terbarukan, panas bumi dapat diandalkan sebagai pasokan jangka panjang. Disamping pembangkit tenaga listrik, energi ini dapat dimanfaatkan untuk pengeringan hasil pertanian, pengawetan hasil perikanan dan pariwisata. Pengusahaan secara komersial pemanfaatan langsung baru sebatas untuk terapi dan rekreasi seperti di Cipanas, sedangkan pemanfaatan tidak langsung untuk pembangkit listrik baru dikembangkan di daerah Darajat (350 MW). Hal ini tentu saja menjadikan peluang untuk pengembangan di masa mendatang.


Potensi Pengembangan Energi Panas Bumi

No
Lokasi
Install PLTP (Mwe)
Energy Potensial
Resources
(Sumber Daya)
Reserve (Cadangan)
Total
Speculative
Hypothetic
Possible
Probable
Proven
1
Cilayu
-
100
-
-
-
-
100
2
Ciarinem
-
25
-
-
-
-
25
3
G. Papandayan
-
225
-
-
-
-
225
4
G. Guntur Masigit
-
-
 
70
-
-
70
5
Darajat
125
-
 
-
70
280
350
6
G. Talaga Bodas
-
-
75
120
80
-
275
TOTAL
125
425
620
1045
Sumber : Dinas SDAP Kabupaten Garut

Proyek panas bumi Darajat dimulai pada tahun 1984 ketika Amoseas menandatangani Join Operation Contract (JOC) dengan Pertamina dan Energy Sales Contract (ESC) dengan PLN untuk membangun sumber panas bumi di Garut Jawa Barat. Hingga saat ini terdapat tiga unit pembangkit tenaga panas bumi Darajat, sebagai berikut :
 
1
Darajat Unit I
 
 
Dioperasikan oleh
PT. Indonesia Power
 
Kaspasitas Generator
55 MW
 
Tekanan Turbin
10 Bara
 
Konsumsi Uap Spesifik
1.84 kg/s/MWe
2
Darajat Unit II
 
 
Dioperasikan oleh
CTEI
 
Kaspasitas Generator
90 MW
 
Tekanan Turbin
13.8 Bara
 
Konsumsi Uap Spesifik
1.69 kg/s/MWe
3
Darajat Unit III
 
 
Dioperasikan Oleh
CTIE
 
Kapasitas Generator
110 MW

""

Energi Sumber Daya Air

Potensi pengembangan energi sumber daya air sungai antara lain terdapat di Cibatarua kecamatan Pamulihan, Cirompang kecamatan Bungbulang dan Cimerak kecamatan Cibalong dengan kapasitas antara 19,57 kW- 277,5 kW.

Potensi Pengembangan Energi Sumber Daya Air

No
Lokasi
Kecamatan
Sungai
Kapasitas
Kebutuhan
Data Teknis
Debit Air
Jatuhan Air
Saluran pembawa
 
(Gross head)
(head race)
1
Bojong Boled,Desa Garumukti
Pamulihan
Cibatarua
277,5
65
2 m3 /detik
22,5 m
8 m
2
Curug Karihkil, DusunHanjawarak, Desa Mekar Bakti
Bungbulang
Cirompang
19,57 kW
107 rmh
0,4 m3/detik
8,3 m
± 80 m
3
Curug Lengkong, DusunLengkong,
Desa Sagara
Cibalong
Cimerak
32,91 kW
216 rmh
0,35 m3 /detik
16,2 m
675 m
4
Ciangkrong, Desa Garumukti
Pamulihan
Cibatarua
232 kW
60 rmh
2 m3 /detik
19 m
10 m
5
Leuwi Mobil, Desa Mekar Bakti
Bungbulang
Cirompang
25,65 kW
170 rmh
0,75 m3 /detik
6 m
162
6
Kombongan, Desa Pakenjeng
Pamulihan
Cibatarua
157,83 kW
165 rmh
0,5 m3 /detik
51 m
16,7 m
Data : Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Barat
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain