:: Menu Utama Sumber Daya Alam |
| PERKEBUNAN |
|
Potensi perkebunan di Kabupaten Garut cukup besar. Luas perkebunan di Kabupaten Garut mencapai 46.555.00 Ha, yang terbagi atas tanaman perkebunan rakyat 29.761.00 Ha , perkebunan besar negara (PTP) sebesar 9.512.00 Ha dan perkebunan besar swasta sebesar 7.282 Ha.
Kelembagaan usaha tani di Kabupaten Garut hingga saat ini terdiri dari 569 buah Kelompok Tani, 5 buah Koperasi, 2 buah Asosiasi, 10 buah KUB, 14 orang penangkar benih/bibit, dan 77 unit Penyuling.
Sebagai ilustrasi, dari data terakhir yang kami miliki PBB dari sektor perkebunan mencapai nilai Rp................. Sedangkan tenaga kerja yang terlibat dalam perkebunan besar tercatat 12.777 orang yang terdiri dari 173 tenaga kantor, 1.233 orang tenaga bulanan, dan 3.364 orang tenaga harian tetap, dan 8.007 orang tenaga harian lepas.
| Kembali ke atas |
Tabel Luas Tanaman Perkebunan Besar
Tabel Kapasitas Produksi Perkebunan Besar
Tabel Anggota GPP (Gabungan Pengusaha Perkebunan) Cabang Garut
| Kembali ke atas |
Tabel Kapasitas Produksi Perkebunan Rakyat
Diartikan sebagai komoditas yang diunggulkan suatu daerah yang tumbuh dan berkembang dengan baik dengan kriteria sebagai berikut:
Termasuk ke dalam kategori unggulan adalah : Teh, Akarwangi, Tembakau, Kopi, Karet dan Tebu.
2. Komoditas Prospektif
Diartikan sebagai komoditas yang diusahakan suatu daerah dan hanya tumbuh dan berkembang dengan baik karena dukungan agroklimat setempat, yang secara ekonomis mulai mempunyai peluang pasar yang baik di tingkat lokal, regional, dan global, serta berpotensi untuk menjadi komoditas unggulan, dan memberikan kontribusi penting bagi pendapatan petani produsen maupun pendapatan daerah setempat.
Termasuk ke dalam kategori prospektif adalah : Sereh Wangi, Jarak, Lada, Nilam, Kelapa, Aren, Panili, Kina, Kapok, Cengkih dan Kelapa.
3. Komoditas Rintisan
Diartikan sebagai komoditas yang diusahakan di suatu daerah dengan areal yang tidak begitu luas dan yang tumbuh sesuai dengan agroklimat setempat, karena sifatnya secara potensi produksi dan ekonomis belum dapat memberikan keunggulan dan prospek tetapi sedang dipersiapkan ke arah itu.
Termasuk ke dalam kategori prospektif adalah : Jambu Mete, Haramay, Pala, Pinang , Kayu Manis dan Kakao.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Perkembangan Produksi 10 Komoditas Unggulan
Perkebunan, 2010 – 2011
Sumber : Dinas Perkebunan Kab. Garut Tahun 2011
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||