• Bahasa

Hari Kesiapan Siagaan Bencana Nasional, Sukaresmi Tanam 5.300 Pohon

13 May 2018 Admin 418

Dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional dan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H,  Sabtu (12/5/2108), masyarakat Kecamatan Sukaresmi menanam 5.300 Pohon, bertempat di area Pasir Lebe di bawah Kaki Gunung Papandayan, tepatnya di Kampung Cicana, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaresmi.

Menurut penanggung jawab kegiatan, Asep Saepuloh, sebagai tokoh masyarakat, kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama dengan para relawan peduli lingkungan, bekerja sama dengan GAS (Gabungan Anak Sunda) Kabupaten Garut.  Dirinya merasa terketuk hati nuraninya melihat keadaan Pasir Lebe yang berada di bawah kaki Gunung Papandayan sudah terlihat gundul, padahal pohon bisa menjadi pertahanan bagi kekuatan tanah.  Ditakutkan dampak dari tidak adanya penghijauan yang berdampak kepada bencana longsor seperti terjadi tahun 2014 yang lalu yang memakan harta dan puluhan jiwa melayang.  Asep merasa khawatir akan keberadaan Pasir Lebe yang sudah mulai gundul akibat penebangan pohon oleh oknum orang yang tidak bertanggung jawab.

5.300 pohon yang ditanam berasal dari berbagai jenis yang ditanam di lahan sekitar 20 hektar di area Pasir Lebe di bawah kaki Gunung Papandayan dengan melibatkan 150 relawan dari masyarakat Kampung Cicana, SMK Faujan dan para santri Faujan pimpinan KH. Aceng Umar A'Lam (Ceng Aam).


Mulyono Khadafi, selaku Ketua GAS Kabupaten Garut, sengaja datang bersama anggota dan merasa bangga terhadap warga yang masih peduli terhadap lingkungan. Pihaknya sudah terbiasa menanam dan mensosialisasikan dalam upaya mendukung pemerintah, bahkan LSM dan warga masyarakat yang selalu peduli terhadap lingkungan yang perlu, karena kedepannya Garut semakin kuat dan ramah lingkungan.

Camat Sukaresmi, Drs. Ahmad Ridwan, atas nama Bupati Garut dalam sambutannya merasa gembira dan memberikan apresiasi dengan gagasan menyelamatkan lingkungan melalui penanaman 5.300 pohon ini.  Ridwan berharap kepedulian Asep ini bisa dicontoh, sehingga banyak Asep lain yang mau peduli terhadap lingkungan yang akan menyelamatkan tatanan hutan yang hijau.  “Gundulnya hutan akan mengakibatkan  bencana banjir dan longsor yang akan merugikan warga masyarakat serta hancurnya harta benda bahkan nyawa”, katanya.

Camat Ahmad Ridwan mengingatkan, agar kegiatan ini jangan cuma dijadikan seremonial semata, atau sekadar kata, tetapi implementasinya harus terus dilakukan dengan menanam serta bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan bagi anak cucu dan warga Kabupaten Garut.  “Supaya leuweungna hejo, rahayatna ngejo, maslahat dunia dan akhirat”, pungkasnya.

Sumber  :  (Diskominfo), garutkab.go.id






www.garutkab.go.id

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151
Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000
diskominfo@garutkab.go.id
diskominfo@garutkab.go.id
Pemkab Garut
pemkab_garut