garut header
Sabtu, 16 Desember 2017   English | Sunda
rss2
:: Menu Utama Sumber Daya Alam
 
Kelautan
 

Potensi Sumberdaya Alam

Panjang pantai Kabupaten Garut ± 80 km yang terbentang di 7 (tujuh) wilayah
Pantai selatan Kabupaten Garut memiliki potensi berupa Zono Ekonomi Ekslusir (ZEE) 200 mil laut dengan luas areal penangkapan ± 28. 560 km2 dan diestimasi memiliki potensi lestari (MSY) sebesar 166.667 ton/tahun. Sementara untuk zona territorial (12 mil laut) memiliki potensi sebesar 10.000 ton/tahun. Sampai saat ini nelayan Kabupaten Garut baru memanfaatkan zona territorial dengan hasil tangkapan sampai tahun 2006 baru mencapai 4,994,16 ton (atau sekitar 49,94% dari potensi yang ada). Hal ini disebabkan karena armada penangkapan yang dimiliki saat ini baru berupa perahu/kapal ukuran kecil (5-10 GT).
Potensi perikanan yang umumnya ditangkap di perairan selatan Kabupaten Garut diantaranya adalah Tuna, Tongkol, Cakalang, Cumi-cumi, Layur, Kakap, Bawal Hitam, Kerapau, Baronang, Cucut Botol, Lobster dan ikan hias. Disamping ikan-ikan tersebut juga terdapat rumput laut yang cukup potensial.
Selain potensi lestari laut dan pantai, di Kabupaten Garut juga terdapat potensi tambak di sepanjang garis pantai yaitu sekitar 1.000 Ha. Serta terdapat banyak
Potensi ekosistem kealutan terdiri dari :
Estraria : 24 ha
Terumbu karang : 525 ha
Padang lamun : 75 ha
Mangrove : 50,9 ha 
Potensi sumberdaya lain yang terdapan di Kabupaten Garut adalah sumberdaya energi dari pasang surut yang dapat dikonversi menjadi energi listrik terutama Pada daerah-daerah teluk dan estuaria. Sumberdaya mineral antara lain berupa biji timah, pasir, besi, pasir pantai, batu, koblat, mangan, tembaga dan lain-lain.
Kabupaten Garut juga memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan Sebagai daerah tujuan wisata pantai dengan beragam objek wisata yang masih
Belum tergali dengan optimal.
Di bidang sumberdaya hayati, Kabupaten Garut memiliki potensi sumberdaya Perikanan yang cukup besar diantaranya :
  1. Budidaya laut: Potensi yang ada sebesar 3.400 Ha dan baru dimanfaatkan sebesar 0.5 Ha atau baru sekitar 0.01%
  2. Budidaya tambah: potensi yang ada sebesar 1000 Ha dan baru dimanfaatkan sekitar 26.6 Ha atau baru termanfaatkan sekitar 2,66%

Potensi Sumberdaya Manusia

Sumber daya manusia yang berusaha di dalam penangkapan ikan di laut yaitu nelayan, pedagang ikan dan pengolah ikan yang tersebar di 7 kecamatan pantai di Kabupaten Garut.
Jika dilihat dari perkembangan jumlah nelayan di Kabupaten Garut yang cenderung meningkat rata-rata 3,5% setiap tahunnya dan sebagian bersar di PPI Cilauteureun ( 95%) merupakan nelayan tetap, maka keadaan nelayan cukup potensial.

Jumlah nelayan tetap tercatat 3.003 KK ini belum seberapa bila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada di daerah kecamatan pantai sesuai dengan indentifikasi nelayan diantaranya :
Nelayan : 3.003 KK
Pedagang ikan (bakul) : 123 Orang
Pengolah ikan : 19 Orang
Data potensi sumberdaya manusia perikanan dan kelautan secara keseluruahan dapat dilihat pada lampiran.

Potensi Usaha Penangkapan

Sarana dan prasarana yang cukup penting dalam mendukung penangkapan ikan yang tersedia di Kabupaten Garut adalah Pangkalan Pendaratan ikan yang terdiri dari 4 PPI/TPI, yaitu :

- PPI/TPI Cijeruk di Kecamatan Cibalong
- PPI/TPI Cilauteureun di Kecamatan Pameungkpeuk
- PPI/TPI Cimarimuara di Kecamatan Pakenjeng
- PPI/TPI Rancabuaya di Kecamatan Caringin
Adapun fasilitas yang telah tersedia di masing-masing PPI adalah adanya gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berfungsi sebagai :
  1. Tempat menjual ikan dengan cara lelang
  2. Tempat pertemuan nelayan dengan bakul ikan
  3. Tempat pembinaan para nelayan
  4. Tempat informasi harga ikan
  5. Sumber pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Data perahu dan alat tangkap selanjutanya dapat dilihat dalam tabel monografi pada lampiran.

Upaya Pengembangan

Upaya yang perlu dilakukan dalam pembangunan perikanan dan kelautan dalam pemanfaatan potensi yang dimiliki dan tantangan untuk meningkatkan pemenuhan pasar global (ekspor), maka perlu dilakukan percepatan pembangunan perikanan dan kelautan berupa :
  1. Pengembangan armada penangkapan (baik kapal kecil maupun kapal besar
  2. Pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan
  3. Pengembangan sarana dan prasarana pengolahan hasil perikanan
  4. Pengembangan kualitas sumberdaya manusia pelaku usaha perikanan dan kelautan
  5. Pengembangan IPTEK di bidang perikanan dan kelautan.

Kondisi Sarana Dan SDM Perikanan Di Kabupaten Garut

Sarana Prasarana Penangkapan
(Maret 2007)

Cilauteureun Cijeruk Cimarimuara Rancabuaya
Perahu KM 22 - - -
MT 188 72 65 86
TM 36 45 32 83
Jumlah 246 117 97 169
Pancing Rawe Botol 55 - - 10
Rawe Botol 82 12 26 64
Rawe Kakap 136 29 51 72
Tonda 417 75 153 220
Kalipo 278 75 157 220
Jumlah 968 191 387 586
Jaring Gill Net 92 24 3 20
Payang 30 1 - 1
Sirang 328 195 213 238
Pukat 8 - - -
Pantai 458 220 216 260
Jumlah 2 3 4

Sumberdaya Manusia Penangkapan
(Maret 2007)

Cilauteureun Cijeruk Cimarimuara Rancabuaya JUMLAH
Nelayan uragan 124 32 43 47 246
Pendega 672 149 333 319 1,473
Ikan  Hias 95 40 12 - 147
Rumput Laut 378 332 261 166 1,137
Jumlah 1,269 553 649 532 3,003
Pengolah Ikan 11 - - - 11
Rumput Laut 8 - - - 8
Jumlah 19 - - - 19
Bakul Ikan 52 7 5 4 68
Udang 5 5 7 4 21
Rumput Laut 12 6 4 2 24
Ikan  Hias 8 1 1 - 10
Jumlah 77 19 17 10 123
Ket : KM (Kapal Motor), MT (Kapal Motor), TM (Kapal Tanpa Motor)
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain